Geopolitik Global Dinilai Semakin Kompetitif

Menurut Prof Sutan Nasomal, perkembangan ekonomi dunia saat ini menunjukkan adanya persaingan yang semakin ketat antarblok ekonomi dan negara-negara besar.

Ia menilai keberadaan kelompok negara BRICS menjadi salah satu fenomena yang turut memengaruhi peta ekonomi global. Menurutnya, munculnya berbagai kekuatan ekonomi baru menjadi bagian dari dinamika internasional yang perlu dicermati secara objektif.

Prof Sutan Nasomal menyebut bahwa setiap negara memiliki kepentingan nasional masing-masing dalam menjaga stabilitas ekonomi, perdagangan, energi, dan sumber daya strategis.

“Persaingan global harus disikapi dengan bijak. Indonesia perlu melihat seluruh perkembangan dunia dengan mengedepankan kepentingan nasional serta kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Infografis dampak konflik Iran dan Israel terhadap kemanusiaan, ekonomi global, stabilitas regional, dan keamanan internasional yang menjadi perhatian Prof Dr Sutan Nasomal SH MH.
Dampak konflik Iran-Israel tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, energi, dan keamanan dunia. Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH menilai meningkatnya persaingan geopolitik global harus menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia agar tidak terjebak dalam kepentingan kekuatan besar dunia serta tetap memprioritaskan ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Indonesia Diminta Fokus pada Ketahanan Nasional

Dalam pandangannya, Indonesia harus tetap menjaga posisi strategis dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Ia menilai ketahanan ekonomi, pangan, energi, dan stabilitas sosial harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Prof Sutan Nasomal mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar dan perlu dikelola secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat sektor ekonomi produktif, membuka lapangan kerja, serta menjaga stabilitas investasi agar Indonesia tetap mampu menghadapi berbagai tantangan global.

“Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas. Ketahanan ekonomi dan ketahanan negara harus diperkuat agar Indonesia mampu menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di tingkat internasional,” katanya.

Kepercayaan Publik Menjadi Faktor Penting

Selain ketahanan ekonomi dan politik, Prof Sutan Nasomal juga menilai bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin dan institusi negara merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan publik perlu dibangun melalui komunikasi yang baik, transparansi, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat agar tercipta hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, persatuan nasional harus terus dijaga di tengah berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi sosial maupun ekonomi dalam negeri.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menjaga persatuan, memperkuat ekonomi, dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Prof Sutan Nasomal berharap Indonesia dapat terus memperkuat ketahanan nasional melalui pengelolaan sumber daya yang efektif, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, serta diplomasi yang mengedepankan kepentingan bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi IFN

Editor: Han