Jakarta, Inti Fakta Nusantara — Persoalan pengangguran dari kalangan sarjana kembali menjadi perhatian. Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menilai meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang belum memperoleh pekerjaan membutuhkan langkah konkret dari pemerintah.

Menurut Sutan Nasomal, pemerintah perlu melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap sarjana yang belum terserap dunia kerja. Data tersebut kemudian dapat menjadi dasar untuk membantu penyaluran tenaga kerja ke berbagai perusahaan, BUMN maupun instansi pemerintah sesuai klasifikasi dan kompetensi masing-masing.

“Pengangguran sarjana yang membengkak jumlahnya tiap tahun cukup satu kata, Presiden perintahkan kementerian mendata lalu membantu penyaluran ke berbagai perusahaan maupun BUMN dan bahkan ditempatkan di semua kementerian yang ada di negara NKRI sesuai dengan klasifikasi masing-masing sarjana pengangguran ini,” ujar Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media di kantornya, Markas Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Janji Perbaikan Ekonomi Ditagih

Sutan Nasomal juga menyoroti kondisi ekonomi nasional yang menurutnya masih menghadapi berbagai tantangan. Situasi tersebut dinilai berpengaruh terhadap kemampuan dunia usaha dalam menyerap tenaga kerja, termasuk lulusan perguruan tinggi.

Ia menyebut persoalan lapangan pekerjaan semakin kompleks di tengah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) serta perpindahan sejumlah perusahaan dan pabrik dari Indonesia ke negara lain.

“Kapan Indonesia membaik?” menjadi salah satu pertanyaan yang menurutnya kini muncul di tengah masyarakat terkait kondisi ekonomi dan kesempatan kerja.

Menurut Sutan Nasomal, pemerintah perlu mendorong masuknya investasi dan pembangunan industri agar lapangan pekerjaan baru dapat tercipta. Perusahaan besar dan industri berskala nasional maupun internasional dinilai perlu diberikan ruang untuk membangun usaha di Indonesia dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan perekonomian nasional.

Sarjana Didorong Menjadi Pencipta Lapangan Kerja

Selain meminta pemerintah mengambil langkah konkret, Sutan Nasomal juga mendorong para sarjana agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari pekerjaan.

Ia menilai lulusan perguruan tinggi memiliki pengetahuan dan kompetensi yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri maupun kelompok usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Para sarjana di Indonesia harus mampu mandiri dan berkarya. Menjadi pendiri perusahaan dan pencipta lapangan pekerjaan baru, bukan hanya menjadi pencari lapangan pekerjaan,” katanya.

Menurutnya, pengembangan usaha dapat dilakukan melalui berbagai sektor, mulai dari pertanian, industri, teknologi informasi hingga bidang usaha lainnya yang memiliki potensi pasar lokal, nasional maupun internasional.

Bangun Kelompok Usaha dan Karya

Sutan Nasomal menyarankan para sarjana membangun jaringan kerja dan kelompok usaha sesuai kompetensi yang dimiliki. Menurut dia, kolaborasi antarlulusan dari berbagai disiplin ilmu dapat menjadi salah satu alternatif dalam menghadapi keterbatasan lapangan pekerjaan.

Ia mencontohkan sektor pertanian, industri mesin dan teknologi informasi sebagai bidang yang memiliki peluang untuk dikembangkan. Para sarjana dinilai dapat menggabungkan pengetahuan yang dimiliki dengan kebutuhan pasar untuk menghasilkan usaha yang produktif.

“Jangan menunggu hujan dari langit dan air di tempayan dibuang sia-sia. Jangan menunggu belas kasihan orang lain untuk belajar berdiri, padahal sangat mampu berdiri dan berlari dengan mandiri. Semua perlu proses,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan ekosistem ekonomi yang mampu membuka kesempatan kerja lebih luas bagi generasi muda dan lulusan perguruan tinggi.

Pemerintah Diminta Perkuat Kebijakan Ketenagakerjaan

Lebih lanjut, Sutan Nasomal menilai pemerintah memiliki pekerjaan besar untuk memperbaiki sistem dan mekanisme yang berkaitan dengan dunia usaha, investasi serta ketenagakerjaan.

Menurutnya, kepastian dan kepercayaan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mendorong investasi dan pembukaan lapangan kerja baru di Indonesia.

Ia juga mengajak para sarjana untuk tidak menyerah menghadapi kondisi ekonomi. Dengan membentuk kelompok karya dan mengembangkan usaha sesuai potensi daerah, lulusan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi persoalan ketenagakerjaan.

Sutan Nasomal menyatakan dirinya terbuka untuk memberikan pengalaman dan masukan kepada para sarjana yang ingin membangun usaha maupun kelompok kerja secara mandiri.

Ia berharap terbentuknya kelompok-kelompok usaha sarjana dapat menjadi salah satu gerakan masyarakat dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi IFN

Editor: Han