Mobil pikap pengangkut barang terjebak lumpur di ruas jalan Dusun Tanjung Aman, Desa Mulya Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan.
Way Kanan, Inti Fakta Nusantara — Kondisi jalan perkampungan di Dusun Tanjung Aman, Desa Mulya Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan kembali menjadi sorotan warga setelah sebuah mobil pikap pengangkut barang terjebak lumpur selama berjam-jam hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan, Senin (15/06/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di ruas jalan utama dusun yang menjadi akses vital penghubung masyarakat menuju jalan kabupaten. Mobil L300 warna hitam yang mengangkut kasur, triplek, dan besi panjang amblas setelah roda belakang kendaraan terperosok ke dalam lumpur tanah merah yang licin.
Sopir kendaraan bersama enam hingga tujuh warga yang melintas berupaya mengeluarkan kendaraan dari kubangan lumpur. Namun kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama.
Bupati Way Kanan Dorong Kolaborasi Pembangunan Daerah |
Fasilitas Publik di Way Kanan Terus Ditingkatkan untuk Pelayanan Masyarakat
Warga Sebut Jalan Hanya Di-Dozer Tanpa Pengerasan
Salah seorang warga Dusun Tanjung Aman, Rusmantok, mengatakan kondisi jalan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, jalan memang sempat diratakan menggunakan alat berat, namun tidak dilanjutkan dengan pengerasan menggunakan batu maupun material pendukung lainnya.
“Iya, jalan ini memang baru selesai di-dozer. Tapi habis itu dibiarin, tidak dikerasin pakai batu. Jadi pas hujan langsung jadi bubur. Tiap hari ada saja mobil yang nyangkut,” ujar Rusmantok saat ditemui di lokasi.
Warga menyebut tanah merah yang gembur langsung berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun. Bekas lintasan kendaraan membentuk alur yang semakin dalam sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.
Akibat kondisi tersebut, aktivitas masyarakat terganggu, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga yang bergantung pada akses jalan tersebut.
Gotong Royong Perbaikan Jalan Kampung di Way Kanan Libatkan Warga |
Pembangunan dan Program Desa Menjadi Harapan Warga Way Kanan
Akses Vital Warga Terhambat Saat Musim Hujan
Jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Dusun Tanjung Aman dengan jalan kabupaten. Karena itu, kerusakan jalan dinilai berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.
Selain kendaraan pengangkut barang, jalur tersebut juga digunakan warga untuk bekerja, mengangkut hasil kebun, hingga mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui instansi terkait dapat segera melakukan pengerasan jalan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu setiap kali hujan turun.
“Kalau cuma di-dozer, mubazir. Hujan sekali langsung becek lagi. Tolong dikerasin sekalian pak, kasian kami,” tambah Rusmantok.
Keterbukaan Informasi Publik Dinilai Penting untuk Pembangunan Daerah |
Pembangunan Infrastruktur Jadi Penopang Pertumbuhan Daerah
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana pengerasan maupun peningkatan kualitas jalan di Dusun Tanjung Aman tersebut.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Dewi Laila
Editor: Han
