Ketua Media Center Sampang, Fathor Rahman, S.Sos., bersama Kepala Perum Bulog Cabang Sampang, Sutriono, saat audiensi membahas penguatan sinergi, ketahanan pangan, penyerapan gabah petani, bantuan pangan, dan pelayanan Bulog di Kabupaten Sampang.
Sampang, Jawa Timur, Inti Fakta Nusantara — Media Center Sampang (MCS) menggelar audiensi bersama Perum Bulog Cabang Sampang pada Senin (6/7/2026) sebagai bentuk kontrol sosial sekaligus memperkuat komunikasi terkait ketahanan pangan di Kabupaten Sampang.
Audiensi dipimpin Ketua Media Center Sampang (MCS), Fathor Rahman, S.Sos., dan diterima langsung Kepala Perum Bulog Cabang Sampang, Sutriono, beserta jajaran. Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari penyerapan gabah petani, penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (BPP), kualitas beras, operasi pasar hingga kondisi stok beras di Kabupaten Sampang.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis. Media Center Sampang menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat berdasarkan temuan di lapangan, sementara pihak Bulog memberikan penjelasan mengenai mekanisme kerja dan kewenangan yang dijalankan sesuai kebijakan pemerintah.
Presiden Prabowo Resmikan KDKMP di Kabupaten Sampang |
Bupati Sampang Terima Hibah Aset BMN Migas dari Kemenkeu |
Media Center Sampang dan Dinkes KB Perkuat Kemitraan Strategis
Penyerapan Gabah Petani Jadi Sorotan
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama dalam audiensi tersebut ialah belum optimalnya penyerapan gabah hasil panen petani Sampang. Ketua MCS, Fathor Rahman, mengatakan masih banyak petani yang memilih menjual gabah kepada pedagang atau tengkulak karena harga pasar dinilai lebih tinggi dibandingkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Menanggapi hal itu, Kepala Bulog Sampang, Sutriono, menegaskan bahwa Bulog tidak memiliki kewenangan menentukan harga pembelian gabah.
“Harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram merupakan ketentuan pemerintah. Bulog hanya menjalankan kebijakan tersebut sehingga tidak dapat membeli di atas harga yang telah ditetapkan,” jelas Sutriono.
Ia menjelaskan, selain mengikuti HPP, Bulog juga wajib mengacu pada standar kualitas gabah sesuai ketentuan pemerintah sebelum dilakukan proses pembelian.
Menurutnya, penyerapan gabah di wilayah Madura tidak hanya berasal dari Kabupaten Sampang, tetapi juga dari Kabupaten Bangkalan dan Sumenep. Selanjutnya gabah dikirim ke mitra penggilingan Bulog di Bangkalan sebelum didistribusikan kembali ke gudang penyimpanan sesuai kebutuhan.
Mekanisme Bantuan Pangan dan Pengawasan Distribusi
Dalam audiensi tersebut, Media Center Sampang juga meminta penjelasan mengenai mekanisme penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (BPP), terutama terkait akurasi data penerima manfaat dan pengawasan distribusi bantuan.
Sutriono menjelaskan bahwa Bulog hanya menjalankan penyaluran berdasarkan data resmi yang diterima dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Sosial.
“Kami bekerja berdasarkan data resmi dari pemerintah. Penyaluran dilakukan bersama pemerintah desa agar bantuan diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP),” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila ditemukan penerima bantuan meninggal dunia, pindah domisili, atau tidak lagi memenuhi syarat, proses pembaruan data menjadi kewenangan pemerintah desa, bukan Bulog.
Sementara itu, perwakilan Bulog, Andy, menjelaskan bahwa setiap distribusi bantuan dilakukan melalui transporter yang ditunjuk dengan pengawasan terhadap jumlah beras yang dikirim, diterima masyarakat, hingga sisa stok yang belum tersalurkan.
“Kami terus melakukan monitoring selama proses distribusi berlangsung agar seluruh bantuan dapat dipertanggungjawabkan sesuai prosedur,” kata Andy.
Meski demikian, Bulog mengakui pengawasan secara langsung terhadap seluruh distribusi memiliki tantangan karena Kabupaten Sampang memiliki sekitar 186 desa, sehingga koordinasi dengan pemerintah desa dan transporter menjadi bagian penting dalam memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan.
Forum Komunikasi Publik RSUD Dr Mohammad Zyn Evaluasi Pelayanan |
Pemkab Sampang dan Kejari Perkuat Tata Kelola Pemerintahan |
IFN Sampang Tegaskan Komitmen Kontrol Sosial dan Transparansi
MCS Sampaikan Enam Poin Masukan
Dalam forum tersebut, Fathor Rahman turut menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, termasuk keluhan operator desa yang harus menangani berbagai aplikasi pemerintah dengan dukungan sarana yang terbatas.
Selain itu, MCS menyampaikan enam poin perhatian kepada Bulog, yakni stabilitas harga beras, kualitas bantuan pangan, pencegahan penyimpangan, pemerataan distribusi, optimalisasi penyerapan gabah petani lokal, serta peningkatan sosialisasi program-program Bulog kepada masyarakat.
“Kami berharap Bulog benar-benar hadir untuk masyarakat, menyerap gabah petani secara maksimal, menjaga kualitas beras, dan memberikan pelayanan yang transparan,” tegas Fathor Rahman.
Bulog Pastikan Stok Beras Aman dan Siap Dukung Stabilitas Pangan
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Perum Bulog Cabang Sampang, Sutriono, menegaskan bahwa Bulog menjalankan tugas sesuai penugasan pemerintah, mulai dari menerima, menyimpan, merawat hingga menyalurkan beras kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan strategis, termasuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP), bukan ditetapkan oleh Bulog, melainkan menjadi kewenangan pemerintah pusat yang wajib dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Menurutnya, kondisi stok beras di Kabupaten Sampang saat ini masih dalam kondisi aman. Gudang Bulog Sampang memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 1.000 ton, sementara kebutuhan beras masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 1.900 ton.
“Karena kapasitas gudang terbatas, sistem yang kami terapkan adalah keluar-masuk stok secara bertahap. Saat ada pasokan baru, distribusi juga langsung disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” terang Sutriono.
Ia menambahkan, setiap beras yang masuk ke gudang Bulog terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan kualitas. Petugas mengambil sampel untuk memastikan mutu beras memenuhi standar sebelum disalurkan kepada masyarakat maupun mitra penyalur.
Bulog, lanjutnya, berkomitmen menjaga kualitas dan kuantitas beras sesuai slogan pelayanan “Bulog PASTI TEPAT Kualitas dan Kuantitas”. Masyarakat juga dipersilakan menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam proses distribusi maupun kualitas beras.
Bupati Sampang Terima Hibah Aset BMN Migas dari Kemenkeu |
Temuan BPK Jadi Acuan Penataan JUPAL Sampang |
Presiden Prabowo Resmikan KDKMP di Kabupaten Sampang
Operasi Pasar dan Program SPHP
Dalam kesempatan tersebut, Sutriono menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh Bulog, melainkan berdasarkan permintaan resmi dari instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, operasi pasar dapat dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Kepolisian, Kejaksaan maupun instansi pemerintah lainnya yang mengajukan permohonan secara resmi.
Selain operasi pasar, Bulog juga menjalankan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), pasar rakyat maupun toko yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan proses verifikasi.
MCS Harapkan Sinergi Berkelanjutan
Ketua Media Center Sampang (MCS), Fathor Rahman, S.Sos., berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, media, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lapangan, mulai dari penyerapan hasil panen petani, penyaluran bantuan pangan hingga stabilitas harga beras di Kabupaten Sampang.
“Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui koordinasi yang baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Fathor Rahman.
Kepala Perum Bulog Cabang Sampang, Sutriono, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan Media Center Sampang. Ia berharap komunikasi dan sinergi antara Bulog dengan insan pers serta masyarakat dapat terus terjalin untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada publik.
“Kami siap berbenah dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga memohon bantuan rekan-rekan Media Center Sampang untuk ikut mengawal Bulog ke depan. Jika ada masukan maupun temuan di lapangan, silakan disampaikan agar dapat kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Sutriono.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Iyan
Editor: Han
