Silaturahmi yang Tetap Terjaga Selama 33 Tahun

Mewakili para alumni, Hendra mengaku bersyukur karena Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada seluruh alumni untuk kembali berkumpul dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah, setelah 33 tahun berlalu, Allah SWT masih memberikan kesempatan dan kesehatan kepada kita semua untuk bisa berkumpul kembali. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan semakin erat seiring berjalannya waktu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para alumni yang telah memberikan dukungan sehingga reuni dapat berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan rekan-rekan yang telah berkontribusi. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan semakin memperkuat persaudaraan di antara kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta juga memanjatkan doa bersama dan membaca Surah Al-Fatihah untuk mengenang para alumni yang telah wafat sebagai bentuk penghormatan dan doa terbaik bagi sahabat-sahabat mereka.

Santunan Anak Yatim Wujud Kepedulian Alumni

Selain menjadi ajang nostalgia, reuni tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 10 anak yatim. Masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp200.000 sebagai bentuk kepedulian para alumni terhadap masyarakat sekitar.

Ketua Panitia, Saladin, mengatakan kegiatan sosial tersebut diharapkan menjadi agenda rutin setiap kali reuni diselenggarakan.

“Kami ingin reuni ini tidak hanya menjadi temu kangen, tetapi juga menjadi wadah berbagi. Sisa dana yang ada akan kami simpan sebagai modal awal agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” jelasnya.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang telah hadir serta memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Reuni Menjadi Ruang Memperkuat Kepedulian Sosial

Reuni Alumni SMP Negeri 2 Sampang Angkatan 1993 menunjukkan bahwa sebuah pertemuan tidak hanya menjadi ruang mengenang masa sekolah, tetapi juga mampu melahirkan aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan yang terus terjaga selama 33 tahun menjadi bukti bahwa persahabatan dapat berkembang menjadi kekuatan untuk berbagi, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Iyan

Editor: Han