Warga Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, terpaksa mencari titik sinyal akibat gangguan jaringan XL Axiata yang berlangsung berhari-hari dan mengganggu aktivitas komunikasi.
Sampang, Inti Fakta Nusantara — Gangguan jaringan telekomunikasi yang terjadi di wilayah Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, sejak Minggu (26/04/2026) hingga Selasa (28/04/2026) belum menunjukkan tanda-tanda normal. Kondisi ini dikeluhkan warga karena berdampak langsung terhadap aktivitas komunikasi sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku harus berpindah tempat bahkan keluar dari wilayahnya hanya untuk mendapatkan sinyal, itu pun dalam kondisi tidak stabil dan kerap hilang timbul.
“Sudah beberapa hari ini jaringan bermasalah. Untuk komunikasi sangat sulit,” ujar Adianto, warga Desa Bundeh, saat dikonfirmasi, Selasa (28/04/2026).
Ia menjelaskan bahwa gangguan tidak hanya terjadi pada satu operator, namun kartu XL Axiata disebut paling dominan terdampak di wilayah tersebut.
Menurutnya, sinyal sering kali hanya menampilkan status “panggilan darurat saja”. Bahkan saat sinyal muncul, kualitas komunikasi dinilai sangat buruk.
“Kadang sudah tersambung tapi suara tidak jelas, harus bicara keras. Bahkan kirim pesan WhatsApp bisa tertunda sampai berjam-jam,” jelasnya.
Dampak Nyata ke Aktivitas Warga
Gangguan jaringan ini tidak hanya berdampak pada komunikasi pribadi, tetapi juga aktivitas pekerjaan dan ekonomi masyarakat.
Adianto mengaku kesulitan berkomunikasi dengan atasannya di Surabaya karena keterbatasan jaringan.
“Kadang kirim pesan sore, baru masuk keesokan harinya,” ungkapnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Abd Kodir, pemilik konter seluler di wilayah tersebut. Ia mengaku terdampak secara ekonomi hingga memilih tidak membuka usahanya sementara waktu.
“Banyak pelanggan pakai XL. Kalau jaringan seperti ini, tidak ada transaksi. Saya sampai tidak buka konter,” ujarnya.
Belum Ada Penjelasan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak operator terkait penyebab gangguan jaringan yang terjadi di wilayah Sreseh tersebut.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas layanan dan kecepatan penanganan gangguan, terutama karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat dalam waktu yang cukup lama.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan agar aktivitas komunikasi dan ekonomi dapat kembali normal.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Efendi
Editor: Han
