Danpos Anahoni Bawah Yonif 865/Satria Manewata mengajak masyarakat dan penambang di kawasan Gunung Botak Kabupaten Buru untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.
Komandan Pos (Danpos) Anahoni Bawah dari Yonif 865/Satria Manewata (SMW), Letda Inf Muhamad Lutfi Tianotak, mengimbau masyarakat Desa Kayeli dan para penambang yang beraktivitas di wilayah Sagu-Sagu untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
IUP Koperasi Gunung Botak Jadi Harapan Penambang Rakyat di Kabupaten Buru |
Konfercab III GAMKI Buru Dorong Pemulihan dan Pembangunan Daerah
Aktivitas Gunung Botak Harus Sesuai Regulasi
Menurut Letda Inf Muhamad Lutfi Tianotak, seluruh aktivitas yang berlangsung di kawasan Gunung Botak harus berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang mencoba mengabaikan regulasi yang berlaku.
“Kami berharap masyarakat dan para penambang dapat bekerja dan bertindak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh negara. Jangan ada yang mencoba menabrak regulasi,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa personel Yonif 865/Satria SMW yang bertugas di kawasan tersebut merupakan bagian dari satuan yang mendapat mandat untuk membantu menjaga keamanan serta mendukung penertiban aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.
Mengawal Keamanan dan Mencegah Konflik
Kehadiran aparat keamanan di kawasan Gunung Botak bertujuan menjaga stabilitas keamanan, mencegah potensi konflik sosial, serta mendukung penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan maupun gangguan ketertiban masyarakat.
Selain itu, aparat juga berupaya memastikan seluruh pihak dapat menjalankan aktivitasnya dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
Dugaan Rangkap Jabatan di Kabupaten Buru Jadi Sorotan Publik |
Kapolsek Namlea Tingkatkan Edukasi Kamtibmas di Lingkungan Pendidikan
Humanis Namun Tetap Tegas
Letda Inf Muhamad Lutfi Tianotak mengakui bahwa sebagian masyarakat menggantungkan penghidupan dari aktivitas pertambangan. Namun demikian, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan aturan yang telah ditetapkan negara.
Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan, namun aparat tetap berkewajiban menjalankan tugas sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.
“Kami tetap mengedepankan rasa kemanusiaan dan pendekatan persuasif kepada warga. Namun sebagai prajurit TNI, tugas kami sudah jelas, yaitu berjalan tegak lurus sesuai aturan dan Undang-Undang yang berlaku. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran hukum,” ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Gunung Botak demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pihak.
Langkah preventif yang dilakukan Pos Anahoni Bawah tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi gesekan di lapangan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pertambangan yang berlaku.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Redaksi IFN
Editor: Han
