Prof Sutan Nasomal menyoroti eskalasi konflik global dan mengingatkan pentingnya peran Indonesia
Jakarta, Inti Fakta Nusantara — Pengamat hukum internasional, Prof Dr Sutan Nasomal SH MH, menyampaikan pandangannya terkait meningkatnya eskalasi konflik global yang melibatkan sejumlah negara besar, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.Dalam keterangannya, Prof Sutan menilai bahwa konflik yang terjadi antara Iran dan Israel beserta sekutunya telah menunjukkan intensitas yang tinggi dan berpotensi meluas jika tidak segera dikendalikan melalui jalur diplomasi internasional.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai perkembangan di lapangan menunjukkan adanya potensi konflik yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan negara-negara besar dengan kekuatan militer signifikan.
Menurutnya, dinamika geopolitik saat ini memperlihatkan adanya pergerakan strategis yang tidak hanya berdampak pada kawasan konflik, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas global, termasuk sektor ekonomi, keamanan, dan teknologi.
Prof Sutan juga menyoroti kemungkinan dampak lanjutan apabila konflik tidak segera diredam, termasuk gangguan terhadap infrastruktur vital seperti jaringan komunikasi global dan sumber daya strategis.
Dalam konteks tersebut, ia mengimbau agar negara-negara di kawasan Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Afrika dapat mengedepankan pendekatan diplomasi guna mencegah eskalasi konflik menjadi lebih luas.
Selain itu, Prof Sutan juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi berbagai kemungkinan dampak global, termasuk aspek pertahanan, ekonomi, serta perlindungan terhadap masyarakat.
“Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kesiapan dalam menghadapi potensi dampak global, termasuk dari sisi keamanan dan ketahanan nasional,” ujarnya.
Ia juga berharap pemerintah Indonesia dapat berperan aktif dalam mendorong upaya perdamaian dunia serta menjaga stabilitas kawasan melalui kerja sama internasional.
Sebagai penutup, Prof Sutan bersama masyarakat turut mendoakan agar situasi global dapat kembali stabil dan konflik yang terjadi dapat diselesaikan secara damai demi keselamatan umat manusia.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan informasi berimbang sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Redaksi IFN
Editor: Han
