Camat Sampang, Aminullah, yang hadir bersama istrinya dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya memahami makna Hari Kartini secara kontekstual di era modern.

“Makna Hari Kartini bagi perempuan saat ini adalah bagaimana memiliki jiwa berkembang dan mampu mendukung pasangan untuk menjadi lebih baik ke depan. Persamaan gender dalam karier itu penting, namun tetap dalam koridor keharmonisan keluarga,” ujarnya.

Perempuan Berdaya dan Tetap Berperan dalam Keluarga

Ia juga menegaskan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas pada sektor domestik, tetapi juga dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional sesuai kapasitas masing-masing.

“Perempuan harus mampu berkontribusi dalam pembangunan, namun tetap tidak melupakan kodratnya sebagai istri dan ibu. Karena ibu adalah guru utama bagi anak,” tambahnya.

Pesan Nilai Kartini di Era Modern

Dalam kesempatan tersebut, Aminullah juga menyampaikan pesan agar masyarakat, khususnya perempuan, dapat mengambil hikmah dari perjuangan R.A. Kartini.

“Kita harus belajar dari perjuangan beliau. Hubungan antara keluarga dan karier harus seimbang dan terkendali, agar tidak menimbulkan konflik,” tuturnya.

Dukungan Tokoh dan Fasilitasi Kegiatan

Acara tersebut turut difasilitasi oleh Lurah Polagan, Roni, yang menyediakan lokasi sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan perempuan dan momentum Hari Kartini.

Kehadiran sekitar 60 peserta dari unsur DWP serta 40 peserta dari PKK menunjukkan tingginya antusiasme dalam memperingati hari bersejarah bagi kaum perempuan Indonesia.

Penutup

Peringatan Hari Kartini 2026 di Sampang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor, sekaligus menjaga nilai-nilai keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Iyan

Editor: Han