Ilustrasi dampak konflik internasional terhadap krisis pangan dan energi dunia
Jakarta, Inti Fakta Nusantara — Konflik yang terjadi antara Iran dan Israel menjadi perhatian dunia karena berpotensi memicu dampak luas terhadap stabilitas global, termasuk krisis pangan dan energi yang dapat dirasakan oleh berbagai negara.
Hal tersebut disampaikan komentator internasional Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media, Sabtu (30/3/2026), dari Jakarta.
Dampak Global Konflik
Menurut Prof Sutan, konflik yang telah berlangsung selama beberapa waktu tersebut berpotensi meluas dan memengaruhi berbagai sektor, termasuk distribusi energi dan ketersediaan bahan pangan di tingkat global.
Ia menilai bahwa ketergantungan banyak negara terhadap pasokan energi dari kawasan Timur Tengah dapat memicu kenaikan harga serta gangguan distribusi jika konflik terus bereskalasi.
“Jika konflik berkepanjangan, dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan tersebut, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global,” ujarnya.
Potensi Krisis Pangan dan Energi
Terganggunya jalur distribusi energi dinilai akan berdampak langsung pada sektor pangan, mengingat biaya produksi dan distribusi sangat bergantung pada kestabilan energi.
Kondisi ini berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok serta menurunnya daya beli masyarakat di berbagai negara.
Peringatan Global
Sejumlah lembaga internasional juga telah memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan dapat memicu krisis pangan global akibat terganggunya pasokan energi dan pupuk yang menjadi komponen utama produksi pertanian dunia.
Hal ini menunjukkan bahwa dampak konflik tidak hanya terbatas pada wilayah yang terlibat, tetapi juga berpotensi dirasakan oleh masyarakat global.
Imbauan untuk Indonesia
Prof Sutan Nasomal mendorong pemerintah Indonesia untuk memperkuat kemandirian nasional, khususnya di sektor pangan, energi, serta kesehatan.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menghadapi potensi krisis global yang dapat berdampak langsung pada kondisi ekonomi dalam negeri.
Pengembangan teknologi mandiri serta optimalisasi sumber daya alam dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global.
Penutup
Konflik internasional yang berkepanjangan menjadi pengingat akan pentingnya stabilitas global serta kerja sama antarnegara dalam menjaga perdamaian dunia.
Diharapkan seluruh pihak dapat mengedepankan solusi damai guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat global.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta menyajikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab.
Penulis: Redaksi IFN
Editor: Han
