Sampang, Jawa Timur, Inti Fakta Nusantara — Penguatan pendidikan nonformal dinilai menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era global. Karena itu, keberadaan lembaga kursus komputer dan bahasa Inggris perlu mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari strategi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pandangan tersebut disampaikan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Hasan Rohmad, saat memberikan dukungan terhadap pengembangan lembaga kursus Basic English Brilliant, komputer, dan bahasa Inggris di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Minggu (2/8/2026).
Pendidikan Nonformal Berperan Strategis
Menurut Hasan Rohmad, tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi menuntut generasi muda tidak hanya memiliki ijazah formal, tetapi juga dibekali kompetensi digital, kemampuan berbahasa asing, serta karakter yang kuat.
“Lembaga kursus memiliki peran yang sangat strategis dalam mencetak generasi yang siap menghadapi perubahan zaman. Penguasaan teknologi informasi dan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting yang akan menentukan daya saing bangsa di masa depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan nonformal merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar akses terhadap pendidikan keterampilan semakin luas dan berkualitas.

Hasan Rohmad selaku Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menyampaikan pentingnya penguatan lembaga kursus sebagai bagian dari upaya mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Dorong Lahirnya Generasi Indonesia Emas 2045
Lebih lanjut, Hasan Rohmad menilai visi Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi kreatif, inovatif, produktif, dan berintegritas.
“Kita harus mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, mampu berkomunikasi secara global, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai karakter dan kebangsaan. Itulah investasi terbaik untuk masa depan Indonesia,” tegasnya.
Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang mengajak seluruh lembaga kursus untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta menghadirkan program pelatihan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
Menurutnya, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan formal maupun nonformal, serta masyarakat, Kabupaten Sampang diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Membangun Indonesia Emas dimulai dari membangun manusia yang unggul. Dan membangun manusia unggul dimulai dari pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan,” tutup Hasan Rohmad.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: M. Shodiq
Editor: Han

