Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengambil sumpah jabatan dan melantik Andy Andrian Hasan sebagai Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang untuk masa jabatan lima tahun ke depan.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya transformasi pelayanan kesehatan, penguatan tata kelola rumah sakit, serta peningkatan kapasitas layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat terhadap pelayanan medis di Kabupaten Sampang.
Andy Andrian Hasan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sampang Nomor 100.3.3.2/181/434.013/2026 dan akan memimpin rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sampang tersebut selama lima tahun ke depan.
Forum Komunikasi Publik RSUD Mohammad Zyn Evaluasi Pelayanan Kesehatan
Polres Sampang Lakukan Sertijab Pejabat Strategis untuk Penguatan Pelayanan Publik
Bupati Sampang Dorong Transformasi Layanan Kesehatan
Dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa jabatan Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, direktur yang baru harus mampu menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan guna meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit, baik dari sisi fasilitas, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan yang lebih profesional.
“Direktur yang baru harus mampu menghadirkan inovasi dan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit ini harus terus berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang profesional, bersih, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sampang,” ujar Bupati yang akrab disapa Aba Idi.
Tingginya BOR Jadi Tantangan Manajemen Baru
Bupati Slamet Junaidi mengungkapkan bahwa tingginya tingkat kunjungan pasien di RSUD dr. Mohammad Zyn menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan rumah sakit tersebut.
Bahkan, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) disebut telah melampaui kapasitas ideal yang seharusnya dimiliki rumah sakit.
Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi manajemen baru untuk melakukan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang.
“Tingginya BOR menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin besar. Karena itu, pengembangan rumah sakit menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Menurut Aba Idi, tingginya angka keterisian tempat tidur juga menjadi indikator bahwa RSUD dr. Mohammad Zyn telah menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Sampang dan sekitarnya.
Polres Sampang Catat 304 Perkara Sepanjang Tahun 2025
Pelayanan Publik Transparan dan Profesional Jadi Prioritas di Sampang
Relokasi RSUD Masuk Strategi Jangka Panjang
Selain peningkatan kualitas pelayanan, Pemerintah Kabupaten Sampang juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang berupa relokasi RSUD dr. Mohammad Zyn.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah pasien sekaligus memperluas cakupan layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat di masa mendatang.
Pemerintah daerah berharap pengembangan fisik rumah sakit dapat berjalan beriringan dengan pembenahan tata kelola organisasi serta sistem keuangan agar RSUD semakin sehat, profesional, dan mandiri.
“Kami berharap di kepemimpinan baru mampu membawa RSUD dr. Mohammad Zyn menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Madura,” harapnya.
Digitalisasi dan Pelayanan Prima Jadi Fokus Utama
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn yang baru dilantik, Andy Andrian Hasan, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang.
Ia berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan pelayanan pasien, serta pengembangan sistem berbasis teknologi dan digitalisasi rumah sakit.
Menurutnya, modernisasi pelayanan kesehatan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan nyaman.
“Kami ingin setiap pasien mendapatkan pengalaman pelayanan yang terbaik. Ke depan, penguatan pelayanan prima dan digitalisasi rumah sakit akan menjadi fokus utama kami,” pungkas Andy Andrian Hasan.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap RSUD dr. Mohammad Zyn dapat terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang modern, profesional, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sampang.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Iyan
Editor: Han
