Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika mengajak warga baru PSHT menjunjung persaudaraan, menghormati hukum, dan menjaga kondusivitas daerah.
Bondowoso, Jawa Timur, Inti Fakta Nusantara — Semangat persaudaraan, pelestarian budaya pencak silat, dan kebersamaan lintas elemen masyarakat mewarnai prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Pusat Madiun. Di tengah suasana sakral Malam Satu Suro, kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung aman dan kondusif berkat sinergi pengamanan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur internal organisasi.
Prosesi pengesahan warga baru Tingkat I Tahun 2026 digelar mulai Jumat (19/06/2026) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (20/06/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang sarat dengan nilai spiritual, budaya, dan penguatan karakter generasi muda.
Sebanyak 187 calon warga dari 20 ranting dan komisariat se-Kabupaten Bondowoso mengikuti prosesi pengesahan. Mereka didampingi sekitar 300 warga dan panitia. Acara dipimpin dewan pengesah dari PSHT Cabang Jember, Situbondo, dan Bondowoso serta dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Kapolres Bondowoso Perkuat Sinergi Polri dan Media |
Polres Bondowoso Gelar Lomba Olah TKP Hari Bhayangkara ke-80
Wakapolres Ajak Warga Baru Menjadi Teladan di Masyarakat
Dalam sambutannya, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PSHT dalam membina generasi muda melalui olahraga bela diri yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.
“Kami mengapresiasi PSHT yang terus konsisten melestarikan budaya bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter. Warga baru yang disahkan malam ini diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati hukum, serta menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bondowoso,” ujar Kompol I Gede Suartika.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Bondowoso Widjianto, S.Pd., berpesan kepada seluruh warga yang baru disahkan agar senantiasa menjaga nama baik organisasi, memegang teguh ajaran asah, asih, asuh, serta mengamalkan nilai-nilai luhur PSHT dalam kehidupan sehari-hari.
Kapolres Bondowoso Cek Langsung Pengamanan Perayaan Paskah |
Bidpropam Polda Jatim Supervisi Senjata Api di Polres Bondowoso
Pengamanan Terpadu Libatkan Berbagai Unsur
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Wakapolres Bondowoso memimpin langsung pola pengamanan terpadu dengan melibatkan personel Polsek jajaran, Kodim 0822 Bondowoso, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pengamanan internal PSHT, serta unsur terkait lainnya.
Selain itu, Wakapolres juga menyiagakan personel Polsek jajaran, Tim Tangkal Polres Bondowoso, serta anggota Polri yang merupakan bagian dari keluarga besar PSHT. Seluruh kekuatan pengamanan tersebut dipusatkan di Polsek Curahdami sebagai titik kendali dan koordinasi selama pelaksanaan kegiatan.
Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis. Langkah koordinasi, pengawalan, pemantauan mobilitas peserta, hingga pengamanan jalur perlintasan dilaksanakan secara terukur sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif.
Polda Jatim Perkuat Sinergitas Lewat Apel Besar Sabuk Kamtibmas |
Polres Jember Amankan Latihan Bersama Ratusan Pesilat PSHT
Sinergi Jadi Kunci Kondusivitas Daerah
Berkat sinergi seluruh pihak, prosesi pengesahan 187 warga baru PSHT Cabang Bondowoso berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan yang dibangun melalui pencak silat mampu berjalan beriringan dengan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Momentum pengesahan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan tonggak lahirnya warga-warga baru yang diharapkan mampu membawa nilai persaudaraan, kebangsaan, dan kedamaian ke tengah masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat antara organisasi, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, Bondowoso kembali menunjukkan bahwa kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjaga harmoni serta kondusivitas daerah.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Suroyo
Editor: Han
