Adapun dua atlet yang tampil pada CSC 2026 yakni Nailun Dzaruri Maeshar pada kategori tanding usia dini kelas A putra dan Nurul Khaerunnisa Asshafa pada kategori tanding pra-remaja kelas D putri.

Keduanya didampingi langsung pelatih Sutrawati yang menilai keikutsertaan dalam kejuaraan nasional menjadi bagian penting dalam pembentukan mental bertanding atlet muda.

“Kalah-menang adalah hasil, tapi keberanian tampil di panggung nasional adalah proses yang wajib dilewati,” ujar Sutrawati saat ditemui di arena pertandingan, Sabtu (9/5/2026).

Bangun Mental Juara Sejak Dini

Menurut Sutrawati, partisipasi dalam CSC 2026 bukan hanya sekadar mengejar medali, tetapi menjadi investasi pengalaman dan pembentukan karakter juara bagi atlet muda Takalar.

Ia menegaskan bahwa pengalaman bertanding di level nasional akan menjadi modal penting bagi atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa mendatang.

Dua atlet Tapak Suci Takalar bersama pelatih di Celebes Silat Championship 2026 Makassar
Dua atlet Tapak Suci Takalar didampingi pelatih Sutrawati usai mengikuti pertandingan CSC 2026 di Makassar.

“Kami memilih jalan mandiri karena ingin anak-anak punya rekam tanding yang kuat. Ini modal utama untuk menatap kejuaraan yang lebih tinggi,” tegasnya.

Targetkan Tembus Level Internasional

Sutrawati menyebut CSC 2026 menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang IPSI Kabupaten Takalar dalam mencetak regenerasi atlet berprestasi.

Ia berharap atlet-atlet muda Takalar ke depan mampu bersaing hingga level internasional seperti SEA Games maupun kejuaraan dunia.

“Target kami tidak berhenti di CSC. Hari ini nasional, ke depan kami dorong mereka tembus SEA Games hingga kejuaraan dunia,” katanya.

Selepas CSC 2026, tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap teknik, fisik, dan mental bertanding kedua atlet guna mempersiapkan kompetisi berikutnya.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi IFN

Editor: Han