Skip to content
Logo Inti Fakta Nusantara (IFN)

Primary Menu
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Investigasi
  • TNI/POLRI
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Opini
Watch Video
  • Home
  • Pendidikan
  • Prof. Dr. KH Sutan Nasomal Desak Presiden RI Atasi Anak Putus Sekolah Akibat Tekanan Ekonomi Nasional
  • Pendidikan

Prof. Dr. KH Sutan Nasomal Desak Presiden RI Atasi Anak Putus Sekolah Akibat Tekanan Ekonomi Nasional

Anak putus sekolah akibat tekanan ekonomi menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk memperkuat kebijakan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
admin1ifn 1 Februari 2026 3 minutes read
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal bersama rekan-rekan dalam foto arsip bertema pendidikan, merepresentasikan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.

Foto arsip Prof. Dr. KH Sutan Nasomal bersama rekan-rekan bernuansa akademik, digunakan sebagai ilustrasi pentingnya pendidikan dan kepedulian terhadap anak putus sekolah akibat tekanan ekonomi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, Inti Fakta Nusantara — Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional dan Tokoh Pers Internasional, mendesak Presiden Republik Indonesia agar memerintahkan seluruh jajarannya secara serius menangani persoalan anak putus sekolah yang kian meningkat akibat tekanan ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Dr. KH Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak dan daring, baik nasional maupun internasional, melalui komunikasi jarak jauh dari Jakarta, Kamis (29/01/2026).

Menurut Prof. Sutan Nasomal, kondisi ekonomi nasional yang lesu tidak dapat dilepaskan dari maraknya praktik penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat yang tidak amanah dalam menjalankan tugas negara. Situasi ini berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat serta meningkatnya beban hidup keluarga, terutama kelompok ekonomi lemah.

“Ketika ekonomi terpuruk akibat pejabat yang tidak bertanggung jawab, yang paling terdampak adalah rakyat kecil. Anak-anak kehilangan hak dasarnya untuk mendapatkan pendidikan karena orang tuanya tidak lagi mampu membiayai sekolah,” tegas Prof. Dr. KH Sutan Nasomal.

Ia mengungkapkan, berdasarkan berbagai aduan masyarakat yang diterimanya, fenomena anak putus sekolah kini semakin mengkhawatirkan. Banyak orang tua terpaksa mengalihkan prioritas dari pendidikan anak demi memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari akibat penghasilan yang menurun dan sulitnya lapangan pekerjaan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, diperparah dengan tingginya angka utang rumah tangga. Diperkirakan sekitar 40 persen keluarga harus berutang untuk bertahan hidup, bahkan tidak sedikit yang berujung pada perceraian karena tekanan ekonomi yang berat.

Akibatnya, hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak terabaikan. Banyak anak terpaksa bekerja serabutan, turun ke jalan mencari penghasilan kecil demi membantu orang tua dan adik-adiknya agar tetap bisa makan.

Prof. Sutan Nasomal juga menyoroti kenaikan biaya hidup yang tidak diimbangi dengan kebijakan perlindungan sosial yang memadai. Ia menilai lemahnya perhatian sebagian kepala daerah terhadap kondisi riil masyarakat menjadi salah satu faktor memperparah persoalan tersebut.

“Anak-anak memilih tidak sekolah karena harus berjuang demi sepiring nasi. Ini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi kegagalan sistemik dalam melindungi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa anak putus sekolah tidak boleh dijadikan objek proyek atau komoditas kebijakan. Menurutnya, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin hak pendidikan setiap warga negara tanpa kecuali.

Dalam konteks ini, Prof. Dr. KH Sutan Nasomal meminta Presiden RI mengambil peran strategis dengan mendorong penguatan ekonomi masyarakat secara menyeluruh serta mengevaluasi kinerja kepala daerah yang dinilai gagal menjalankan amanah.

“Jika jutaan anak terancam kehilangan masa depan karena kelalaian pejabat, maka itu adalah tanggung jawab moral dan politik negara. Presiden harus hadir sebagai pemimpin yang memastikan masih ada harapan bagi rakyat,” tandasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keberlangsungan bangsa sangat ditentukan oleh keberhasilan negara dalam menjaga hak pendidikan generasi muda, terutama di tengah tekanan ekonomi nasional yang masih berlangsung.


Penulis: Redaksi IFN
Editor: Han

Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

About the Author

admin1ifn

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Selamat dan Sukses, Sowi Siswanto Terpilih sebagai Sekretaris PGRI Cabang Blega 2025–2030
Next: Pengabdian Satgas Yonif 700/WYC Usai Tugas Perbatasan, Pangdam Hasanuddin Beri Apresiasi

Related Stories

Silaturahmi Ramadan tim media Koran Merah Putih bersama SDN Bengkulu Gunung Labuhan Way Kanan
  • Pendidikan
  • Sosial

Silaturahmi Ramadan di Way Kanan, Tim Media Koran Merah Putih Kunjungi SDN Bengkulu Gunung Labuhan

admin1ifn 15 Maret 2026
Mas'udi Hadiwijaya menerima kunjungan silaturahmi jurnalis membahas profesionalitas dan etika pers di Cabdin Pendidikan Sampang.
  • Pendidikan
  • Media

Mas’udi Hadiwijaya Terima Silaturahmi Jurnalis di Cabdin Pendidikan Sampang, Bahas Etika dan Profesionalitas Pers

admin1ifn 13 Maret 2026
Mas’udi Hadiwijaya (tengah) saat menghadiri kegiatan revitalisasi sarana pendidikan SMA, SMK dan SLB di Madura
  • Pendidikan

Mas’udi Hadiwijaya Dorong Program “Mama Mau Naik Kelas”, Targetkan Lonjakan Lulusan PTN Madura 2026

admin1ifn 5 Maret 2026

Recent Posts

  • Gotong Royong Warga Kampung Kemu Banjit Perbaiki Jalan Secara Swadaya
  • Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dan Harkamtibmas Melalui Program Subuh Keliling
  • Gerak Cepat Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Jambret di Platuk dari Amukan Massa
  • Volume Kendaraan Masuk Malang Tembus 207 Ribu Saat Lebaran 2026, Polres Malang Catat Kenaikan 33,46 Persen
  • Pengamanan Berlapis di GKJW Bondowoso, Kapolres Pastikan Ibadah Aman dan Khidmat

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026

Categories

  • Bencana
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Infrastruktur
  • Internasional
  • Investigasi
  • Keagamaan
  • Keamanan
  • Kebijakan
  • Kepolisian
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Laporan Khusus
  • Layanan Publik
  • Lingkungan
  • Media
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pemerintahan Desa
  • Pendidikan
  • Penertiban Usaha
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sampang
  • Sosial
  • TNI/POLRI
  • Tokoh
  • Uncategorized

You may have missed

Warga gotong royong timbun jalan desa Kampung Kemu Banjit Way Kanan
  • Daerah

Gotong Royong Warga Kampung Kemu Banjit Perbaiki Jalan Secara Swadaya

admin1ifn 4 April 2026
Kapolres Ngawi Subuh Keliling bersama masyarakat
  • Sosial

Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dan Harkamtibmas Melalui Program Subuh Keliling

admin1ifn 3 April 2026
Pelaku jambret diamankan warga di Jalan Platuk Surabaya
  • Kriminal

Gerak Cepat Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Jambret di Platuk dari Amukan Massa

admin1ifn 3 April 2026
Arus kendaraan masuk Malang Lebaran 2026 exit tol Singosari
  • Peristiwa

Volume Kendaraan Masuk Malang Tembus 207 Ribu Saat Lebaran 2026, Polres Malang Catat Kenaikan 33,46 Persen

admin1ifn 3 April 2026
  • IFN – Inti Fakta Nusantara | Media Berita Nasional
© 2026 Inti Fakta Nusantara. All Rights Reserved. | MoreNews by AF themes.