Gresik, Jawa Timur, Inti Fakta Nusantara — Polres Gresik menggelar edukasi Artificial Intelligence (AI) bagi 116 pelajar SMKS Semen Gresik, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus membekali siswa agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak, aman, kreatif, dan bertanggung jawab.

Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada pelajar agar mampu mengenal, memahami, serta memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan secara bijak, aman, kreatif, dan produktif.

Edukasi tersebut memanfaatkan platform Senopati Academy, sebuah inovasi yang diinisiasi Divisi Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Div TIK) Polri bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Polres Gresik Kenalkan Pemanfaatan AI kepada Pelajar

Kegiatan dari jajaran Polres Gresik dipimpin oleh Kapolres Gresik yang diwakili Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto.

Turut hadir Kanit Kamsel Satlantas Ipda Andreas Dwi Anggoro, Kaurmintu Satreskrim Ipda Dani Rekso, Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Aipda Ashabul Hanif, Ba Bag SDM Briptu Rakananda Aji P, serta Ba Satlantas Briptu Dea Raditya S.

Kedatangan rombongan Polres Gresik disambut Kepala SMKS Semen Gresik Choirul Ichsan bersama jajaran guru dan para siswa.

Dalam sambutannya, Choirul Ichsan menyampaikan apresiasi kepada Polri yang telah memberikan edukasi mengenai perkembangan teknologi AI kepada para pelajar.

“Kegiatan Edukasi Paham AI dari Polri ini sangat bermanfaat bagi para siswa guna memberikan pemahaman agar dapat bijak dalam menggunakan AI. Para siswa wajib mengikuti perkembangan zaman, melek teknologi, dan dapat memanfaatkan teknologi tersebut dengan baik serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Siswa Mengikuti Tahapan Pembelajaran AI

Sementara itu, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto dalam sambutannya menekankan pentingnya para siswa mengikuti seluruh tahapan edukasi dengan serius.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan SMKS Semen Gresik terhadap Program Edukasi Paham AI ini. Para siswa diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik, mulai dari pre-test, pendalaman modul, hingga post-test,” ungkapnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap AI menjadi penting bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pelajar tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika, keamanan, serta tanggung jawab dalam pemanfaatannya.

Dalam program tersebut, siswa mengikuti tahapan pembelajaran melalui platform Senopati Academy, mulai dari pre-test, pendalaman materi, praktik hingga post-test.

Siswa yang dinyatakan memenuhi kriteria kelulusan nantinya memperoleh Sertifikat Paham AI yang ditandatangani Kadiv TIK Polri dan Kemendikdasmen RI.

Praktik dan Tanya Jawab di Laboratorium Komputer

Setelah sesi pembukaan, para peserta kemudian diarahkan menuju Laboratorium Komputer SMKS Semen Gresik untuk mengikuti praktik dan pendalaman materi.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.

Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, para pelajar mendapatkan kesempatan untuk memahami penggunaan AI secara lebih langsung sekaligus mengenali pentingnya penerapan teknologi secara bertanggung jawab.

Dorong Generasi Digital yang Cerdas dan Bertanggung Jawab

Melalui kegiatan tersebut, Polres Gresik berharap para pelajar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi generasi digital yang cerdas, kritis, kreatif, beretika, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan kecerdasan buatan.

Edukasi AI juga diharapkan dapat membantu para siswa mengikuti perkembangan teknologi secara positif sekaligus memahami batasan dan tanggung jawab dalam penggunaannya.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Hairil

Editor: Han