Kapolres Bondowoso memantau langsung pengamanan ibadah di GKJW Bondowoso.
Bondowoso, Inti Fakta Nusantara — Suasana khidmat dan penuh rasa aman menyelimuti pelaksanaan ibadah di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Bondowoso, dengan pengamanan berlapis yang dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo.Pengamanan ketat ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah serta menjaga stabilitas keamanan daerah, Jumat (3/4/2026).
Pengamanan Ketat dan Terukur
Sejak sebelum kegiatan dimulai, aparat kepolisian telah menerapkan prosedur pengamanan secara menyeluruh dan terukur. Sterilisasi lokasi menjadi langkah awal yang dilakukan Tim Samapta Polres Bondowoso di bawah komando Kasat Samapta AKP William Yustaf.
Tim menyisir seluruh area gereja, mulai dari ruang ibadah, altar, kursi jemaat, hingga titik akses keluar masuk, menggunakan detektor logam serta perangkat pendukung lainnya guna mengantisipasi potensi ancaman.
Prosedur ini juga mencakup pemeriksaan barang bawaan jemaat secara humanis, pengawasan area parkir, serta penempatan personel di titik strategis.
Sinergi Pengamanan
Pengamanan turut diperkuat melalui sinergi lintas instansi dengan melibatkan Kodim 0822, Satpol PP, dan Banser untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Pengamanan ini kami lakukan secara maksimal dan profesional, mulai dari sterilisasi hingga pengawasan selama kegiatan berlangsung. Kami ingin memastikan seluruh jemaat dapat beribadah dengan tenang,” ujar Kapolres.
Sinergi TNI-Polri Amankan Perayaan Keagamaan
Pendekatan Humanis
Kapolres menegaskan bahwa pendekatan pengamanan tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga sisi humanis agar masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran aparat.
Kegiatan ibadah yang berlangsung di Jalan A Yani Nomor 51 Bondowoso tersebut diikuti sekitar 300 jemaat serta dihadiri tokoh masyarakat.
Apresiasi dari Jemaat
Pihak gereja menyampaikan apresiasi atas dedikasi aparat kepolisian dalam mengawal jalannya ibadah.
“Kami merasa sangat aman dan nyaman dengan kehadiran Polres Bondowoso. Pengamanan dilakukan secara profesional tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah,” ungkap perwakilan gereja.
Pengamanan berlapis ini menunjukkan bahwa stabilitas keamanan dalam kegiatan keagamaan dapat terjaga melalui koordinasi yang baik antarinstansi serta pendekatan yang humanis.
Selain menjaga keamanan, kehadiran aparat juga memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan di tengah masyarakat Bondowoso.
Penutup
Dengan pengamanan yang terencana dan sinergi yang kuat, seluruh rangkaian kegiatan ibadah berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Suroyo
Editor: Han
