Menurutnya, meskipun tidak ada kegiatan lapangan, seluruh anggota tetap wajib menjalankan tugas rutin harian dan selalu siap digerakkan sewaktu-waktu.

Untuk meningkatkan efektivitas pergerakan, Tim Jogoboyo nantinya dibagi menjadi dua wilayah operasional, yakni timur dan barat Surabaya.

“Dengan pembagian wilayah, proses backup dan pergerakan personel diharapkan lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Peningkatan Kemampuan Personel

Polrestabes Surabaya juga menyiapkan peningkatan kemampuan personel melalui refresh skill bersama komandan peleton, termasuk memaksimalkan kemampuan anggota yang memiliki latar belakang BRIMOB maupun fungsi teknis lainnya seperti lalu lintas, reserse kriminal, dan narkoba.

Dalam mendukung mobilitas operasional, seluruh anggota diwajibkan mampu mengendarai sepeda motor dengan baik dalam waktu satu minggu ke depan.

Pelatihan adaptasi kendaraan juga akan dilakukan secara bertahap, terutama bagi anggota yang belum terbiasa menggunakan motor berkapasitas besar.

“Penguasaan kendaraan menjadi hal penting karena mobilitas tim ini sangat tinggi. Semua anggota harus siap bergerak cepat dan aman,” tegas AKBP Rosyid.

Selain kesiapan personel, perhatian juga diberikan terhadap perlengkapan operasional. Pendataan ukuran pakaian, sepatu, hingga perlengkapan lapangan dilakukan guna menunjang kesiapan Tim Tangguh Jogoboyo saat bertugas di lapangan.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Suroyo

Editor: Han