Stok Beras dan Jagung Dipastikan Aman

“Pengecekan ini guna memastikan ketersediaan pangan masyarakat khususnya Kabupaten Ngawi tetap aman dan terkendali,” ujar AKP Aris Gunadi.

Hasil pengecekan di Gudang Bulog KP Geneng menunjukkan stok beras dalam negeri mencapai kurang lebih 35.000 ton dan diperkirakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua sampai tiga tahun ke depan.

Sementara itu, Gudang Bulog KP Keniten tercatat memiliki stok beras kurang lebih 12.000 ton serta stok jagung pipilan sekitar 12.000 ton.

Seluruh stok pangan tersebut dalam kondisi aman dan sebagian besar digunakan untuk mendukung program Bantuan Pangan Pemerintah.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Di lokasi terpisah, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa pengawasan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Ngawi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Dari hasil pemantauan Satgas Pangan Polres Ngawi, stok beras dan jagung dalam kondisi aman serta mencukupi kebutuhan masyarakat,” ungkap AKBP Prayoga.

Ia menjelaskan bahwa stok beras dan jagung tersebut tidak hanya digunakan untuk bantuan pangan pemerintah dan program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), tetapi juga disalurkan ke pasar hingga gudang Bulog lainnya di luar daerah.

Menurutnya, peningkatan stok pangan setiap tahun menjadi indikator bahwa target swasembada pangan di Kabupaten Ngawi berjalan baik dan terus mengalami peningkatan.

Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satgas Pangan akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas serta ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Inti Fakta Nusantara akan terus memantau perkembangan program ketahanan pangan nasional serta pengawasan distribusi bahan pokok di berbagai daerah sebagai bagian dari kontrol sosial dan pelayanan informasi publik.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Suroyo

Editor: Han