Personel Polresta Malang Kota siaga amankan ibadah Jumat Agung
Kota Malang, Inti Fakta Nusantara — Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur menyiagakan sekitar 500 personel untuk mengamankan rangkaian ibadah Jumat Agung hingga Hari Kebangkitan Yesus Kristus, sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang, Kamis (3/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum keagamaan dan libur nasional.
500 Personel Disiagakan
Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli mewakili Kapolresta Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal, termasuk sterilisasi tempat ibadah.
“Kami ingin memastikan setiap umat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman. Ini bagian dari komitmen menjaga kondusivitas,” tegasnya.
Antisipasi Lonjakan Mobilitas
Selain pengamanan tempat ibadah, kepolisian juga mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas selama long weekend yang berlangsung hingga Minggu (6/4/2026).
Tim pengurai lalu lintas disiagakan di berbagai titik strategis seperti pusat pertokoan, Alun-Alun Merdeka, kawasan heritage Jalan Basuki Rahmat, serta jalur perbatasan Kota Malang.
Strategi Pengamanan Terpadu
Pengamanan diperkuat di titik rawan kepadatan lalu lintas, dengan pendekatan fleksibel melalui tim pengurai untuk mencegah kemacetan dan menjaga keamanan di area publik.
Strategi ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan Operasi Ketupat Semeru yang sebelumnya mampu menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.
Langkah pengamanan ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat selama momentum keagamaan dan libur panjang.
Layanan Cepat Polisi
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Polri 110 atau layanan Jogo Malang Presisi.
Peran Polri
Polresta Malang Kota menegaskan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan keagamaan.
Pengamanan ini juga mencerminkan kesiapan aparat dalam menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya pada momentum libur panjang yang berpotensi menimbulkan kerawanan di sejumlah titik.
Dengan pengawasan yang terstruktur dan terpadu, diharapkan potensi gangguan keamanan maupun kemacetan dapat diminimalisir secara optimal.
Penutup
Dengan pengamanan terpadu ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat selama libur panjang dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif.
Situasi yang aman ini juga menunjukkan kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah Kota Malang.
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Suroyo
Editor: Han
