Kompleks makam Raja Panjilaras beserta keluarga di Situs Panjilaras, Kabupaten Sampang. (Foto: Istimewa)
SAMPANG, Inti Fakta Nusantara — Upaya pembersihan dan penataan awal di Situs Panjilaras mulai menunjukkan hasil. Kawasan situs tampak lebih rapi setelah dilakukan pembenahan oleh dua Juru Pelihara (JUPEL), Bapak Fauzan dan Ibu Munamah, menyusul robohnya tembok pagar di sisi utara kawasan situs.
Kejadian robohnya tembok diketahui pada Selasa sore (20/01/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, saat Bapak Fauzan sedang melakukan kontrol di kawasan situs. Dari hasil pengecekan, sebagian pagar di sisi utara tampak goyah dan beberapa bagian telah runtuh.
Pada Rabu pagi (21/01/2026), Bapak Fauzan bersama Ibu Munamah kembali ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Setelah menata dan meratakan sisa-sisa tembok yang roboh, keduanya membersihkan serta mengumpulkan puing-puing pagar agar tidak berserakan dan tidak membahayakan area sekitar.
![]() |
| Bapak Fauzan dan Ibu Munamah saat membersihkan serta merapikan pagar situs yang roboh di kawasan Situs Panjilaras. (Foto: Istimewa) |
Selain menata pagar, kedua JUPEL juga membersihkan halaman situs. Kegiatan tersebut meliputi menyapu area yang kotor, membersihkan sisa material, hingga membakar sampah ringan berupa daun dan ranting yang berserakan agar lingkungan situs terlihat lebih rapi dan terurus.
![]() |
| Ibu Munamah menyapu dan membakar sampah daun serta tangkai yang berjatuhan di area Situs Panjilaras. (Foto: Istimewa) |
Meski penanganan awal telah dilakukan, kondisi Situs Panjilaras belum sepenuhnya aman. Tembok pagar yang roboh belum direhabilitasi secara permanen sehingga masih berpotensi menimbulkan risiko bagi pengunjung maupun masyarakat sekitar.
Dalam keterangannya di lokasi, Bapak Fauzan dan Ibu Munamah berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera melakukan rehabilitasi. Perbaikan tembok dan penataan menyeluruh dinilai mendesak demi menjaga keselamatan, kelestarian situs, serta mencegah kerusakan yang lebih luas.
Dengan penataan awal yang sudah dilakukan dan dukungan rehabilitasi ke depan, Situs Panjilaras diharapkan dapat terjaga keberlanjutannya sebagai salah satu situs bersejarah dan religi di Kabupaten Sampang yang aman dan layak dikunjungi.
Berdasarkan penelusuran langsung Tim IFN di lapangan, penataan awal yang dilakukan Juru Pelihara menjadi langkah penting sembari menunggu rehabilitasi menyeluruh dari instansi terkait demi menjaga keselamatan dan kelestarian Situs Panjilaras.
Penulis: Redaksi IFN
Editor: Han
Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


